Pemandian Air Panas Terbaik di Bengkulu : Air Panas Suban

Bagi Readers yang sedang berada di provinsi bengkulu dan ingin meng-eksplore kekayaan alamnya, sini deh, Readers. Writer kasih tau tempat wisata yang selalu diminati oleh semua kalangan, dari anak kecil, remaja maupun orang dewasa sekalipun. Tempat wisata ini termasuk tempat wisata yang sangat di sukai oleh  warga lokal maupun pelancong, sebab jika sudah disini, para pelancong dijamin akan lupa waktu karena terlalu menikmati pesona yang disuguhkan oleh alam. Siapa lagi jika bukan Pemandian Air Panas.




Pemandian Air Panas Suban sendiri yang memiliki luas tanah sebesar 30 Ha sendiri mulai dibuka untuk umum sejak 1 November 1967 silam, sejak dibuka hingga saat ini pun Pemandian Air Panas Suban bahkan tak pernah sepi pengunjung,loh Readers . Terlebih jika weekend maupun libur sekolah. Seperti namanya, Pemandian Air Panas Suban sendiri adalah kolam renang yang berisi dengan air panas, namun ada kolam juga yang terisi dengan air biasa. 

Nah, di Pemandian Air Panas Suban juga memiliki kolam renang yang cukup luas, jadi Readers jangan takut untuk berdesak-desakan, ya. Kolam renang pun terbagi menjadi dua, yakni kolam yang dikhusus untuk anak-anak yang memiliki kedalaman sekitar 70 cm dan untuk  dewasa sedalam 2 m. Apabila Readers takut tenggelam, Readers tentu bisa menyewa pelampung maupun ban untuk mandi di kolam. Jadi, Readers masih bisa berenang cantik ala-ala profesional tanpa harus takut tenggelam.

Terlebih jika Readers sedang dalam perjalanan jauh dan melintasi Kota Curup, tidak ada salahnya jika Readers melipir sebentar ke Pemandian Air Panas yang selalu ramai pengunjung. Wisata ini berada di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau dan jarak tempuh sekitar 6 Km dari Kota Curup (Ibu kotakabupaten Rejang Lebong) atau sekitar 90 Km dari Provinsi Bengkulu. Jika dari bengkulu, Readers akan menempuh perjalanan sekitar 2 jam untuk bisa menikmati Pemandian Air Panas Suban ini. Apabila Readers masih bingung, di pinggir jalan raya juga ada papan petunjuk yang menunjukan jarak ke Pemandian Air Panas Suban, jaraknya adalah sekitar 2 Km dan tentu saja bisa Readers tempuh dengan semua jenis kendaraan.



Kemudian, tak jauh dari kolam renang utama yang sangat luas ini, terdapat 3 buah kolam kecil yang berisi air panas alami, loh. Panasnya sendiri untuk kolam ini bisa dibilang tidak terlalu panas sehingga Readers bisa betah untuk berlama-lama berendam seperti sedang di Pemandian Air Panas di jepang, hanya saja Readers harus berhati-hati ya karena ada bagian tertentu dari sudut-sudut kolam ini yang suhu airnya lumayan panas, sebab sangat berdekatan dengan sumber mata air panas. Air panas Suban yang dialiri dengan pipa maupun bambu tersebut ternyata diketahui mengalir dari sejumlah mata air yang mengalir turun langsung dari Bukit Kaba. sejak tahun 2012 lalu hingga sekarang BUMN PLN sudah melakukan eksplorasi di wilayah ini karena kaba merupakan salah satu lapangan panas bumi yang telah ditetapkan menjadi wilayah kerja panas bumi (WKP).

Funfact nya nih Readers, ternyata meskipun berasal dari gunung tapi air panas tersebut tidak berbau belerang dan sangat jernih loh, terlebih ada kepercayaan dari warga lokal bahwa jika pengunjung mandi air panas ini, maka khasiatnya adalah Readers tidak akan merasakan lagi penyakit kulit, pegal linu dan rematik. Tuh, kerenkan Readers. Selain rileks Readers juga mendapatkan khasiat yang luar biasa.

Dengan luas 30Ha, tentu saja pengelola tidak akan mengosongkan lahan begitu saja. Pelan namun pasti, pihak pengelola mulai membangun beberapa fasilitas yang nyaman untuk para pengunjung. Mulai dari kantin yang penuh dengan menu menggoda, kamar mandi dan kamar ganti yang selalu bersih dan yang terakhir tak lupa pengelola menyiapkan mushola untuk pengunjung yang muslim.

Syangnya, jika ingin bermalam, pihak pengelola belum menyediakan homestay maupun vila untuk pengunjung ya Readers, jadi jika masih ingin mandi di Pemandian Air Panas Suban, Readers harus mencari penginapan terdekat secara mandiri, ya.

Untuk tiket masuk sendiri terbagi menjadi 2 nih Readers, pertama Readers dikenai tarif Rp 10.000/orang untuk dapat menikmati pemandian air panas dan Rp 5.000/orang jika Readers ingin melihat lokasi air terjun yang mempesona. Pemandian Air Panas Suban dibuka dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Lalu sejauh ini apa hanya ada pemandian air panas di sepanjang kolam ?

pertama, Readers bisa menjumpai sebuah air terjun yang sangat elok dan memiliki ketinggian + 90 m lengkap dengan air yang jernih dan dingin. Menyegarkan dengan pemandangan disekeliling yang masih sangat asri. kemudian, Readers akan melihat dua buah peningalan Suku Rejang yaitu Batu Megalitikum dengan lokasi berbeda. Untuk Batu pertama, Readers bisa melihat dibagian bawah. Batu megalitikum itu sering di sebut warga lokal dengan sebutan “Tri Sakti”. Lalu, seratus meter dari lokasi batu pertama tadi, Readers juga bisa melihat batu megalitikum satu lagi yang warga lokal sebut dengan  nama “batu menangis” atau “PutriSelangkah”.

Penasaran dengan sejarah yang terkandung didalamnya ? cus.... kita kupas Readers.

Batu Tri Sakti sendiri memiliki cerita tentang tiga orang sakti mandraguna yakni Sebei Teret, Sebei Tikis dan sebei Bitan yang hinga saat ini warga lokal percaya bahwa dapat memberikan pertolongan kepada pengunjung. Dan uniknya hingga saat ini, masih ada loh beberapa warga lokal maupun pelancong yang meminta pertolongan dengan membawa beberapa sesajian ke tempat keramat itu. Sedangkan Batu Menangis atau sekarang disebut “Putri Selangkah”, konon katanya dulu batu ini kerap dijadikan tempat merenung dan menangis oleh sang putri bernama Gemercik Emas yang tidak mau dijodohkan dengan Putra Gambir Melang yang merupakan putra Suku Rejang.

Kenapa di sebut 'putri selangkah' ?

sebab dahulu kala setiap putri tersebut akan berpergian ke arah empat penjuru mata angin, saat baru selangkah putri itu berjalan, sang puti akan menghilang dan telah sampai di tempat tujuannya, Readers. Dulu batu itu memang sering mengeluarkan air, sebab itu sebagian warga mempercayai, batu itu merupakan air mata Putri Selangkah. Hanya saja, saat ini batu itu sudah jarang mengeluarkan air. Air Putri Selangkah ini juga warga yakini bisa melancarkan urusan jodoh. Praktiknya adalah Readers cukup mengusapkan air dari batu itu ke alis mata, ya.

Ada beberapa tips yang di berikan oleh pengelola agar pengunjung merasa nyaman selama berada di Pemandian air yakni : 

  • Readers dianjurkan datang lebih pagi agar terhindar dari macet dari antrian saat membeli tiket. Karena, seperti yang kita tau bahwa Pemandian Air Panas Suban delalu menjadi salah satu wisata primadona untuk wisatawan.
  • Jangan lupa untuk sarapan terlebih dahulu, jika sudah terjebak macet dapat dipastikan bahwa Readers akan sulit menemui rumah makan disepanjang jalur antrian.
  • Selalu hati-hati dalam berkendara ketika akan memasuki kawasan pemandian air panas suban, sebab kiri dan kanan dan jalan sekitar masih berbatu dan licin ya Readers.
  • Dan yang terakhir, pastikan Readers dan keluarga menggunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman.
Nah, sekarang sudah Readers sudah tertarikkan untuk menghabiskan waktu di pemandian air panas suban dengan latar sejarah yang masih sangat terjaga. Ayo tunggu apa lagi, kemas pakaian dan segera berangkat Readers .