Pesona Kampoeng Durian di Bumi Raflesia, Bengkulu

Area wisata di provinsi bengkulu akhir-akhir ini banyak mengalami kemajuan yang cukup pesat, loh Readers. Tak salah jika banyak warga lokal yang berlomba-lomba untuk menjadikan sumber daya alam di wilayah mereka menjadi tempat objek wisata hits dan populer. Seperti Kampoeng Durian misalnya. Duh, dari namanya saja Readers pasti sudah berhayal jika kampung ini banyak ditumbuhi pohon durian kan, buah durian yang 'bergunung-gunung' membuat Readers jadi lapar mata. Belum lagi aroma khas yang di berikan oleh buah berduri ini sangat menggoda iman, bukan ? Dan, tentu saja tebakan Readers benar jika Kampoeng Durian ini ditumbuhi subur oleh pohon durian.

Menghabiskan waktu bersantai bersama keluarga di sini merupakan pilihan yang sangat tepat, ya Readers, sebab Kampoeng Durian sendiri telah menyediakan banyak fasilitas dan wahana bermain yang bikin keluarga semakin betah tinggal berlama-lama di sini. Mau tau fasilitas apa saja yang sudah pengelola siapkan untuk para wisatawan, mari kita bahas Kampoeng Durian.


Kampoeng Durian memiliki pesona alam yang luar biasa indah, seolah menjadi surga kecil yang terkubur dalam hiruk-pikuk kehidupan modern di provinsi bengkulu. Kampoeng Durian menjanjikan pengalaman yang akan sulit Readers lupakan, bukti kecilnya adalah jika sedang musim buah durian, pengelola akan mengadakan berburu buah durian langsung dari pohonnya. Readers akan menunggu buah durian yang jatuh langsung dari pohon di beberapa pondokan di tengah kebun durian. Namun, jika Readers kurang berminat mencicipi buah durian yang langsung jatuh dari pohon, maka Readers bisa merasakan buah durian yang dijajakan oleh petaninya langsung. Selain durian, Readers juga bisa menemukan berbagai macam hasil panen warga lokal seperti jengkol dan petai yang dijamin tua dan lezat.

Dengan adanya wisata Kampoeng Durian ini, setidaknya perekonomian warga lokal sedikit menanjak terlihat dari harga durian yang warga lokal panen dan jual. jika dulu buah durian dijual dengan harga rata-rata Rp5 ribu per durian kecil, Rp10 ribu per durian sedang, dan Rp15 ribu per durian besar, namun kini warga lokal ataupun petani mematok harga yang cukup tinggi yakni Rp10 ribu hingga Rp15 ribu durian ukuran kecil, Rp20 ribu hingga Rp30 ribu untuk ukuran sedang dan ukuran besar berkisar Rp35 ribu hingga Rp50 ribu per buah. Meskipun harganya sedikit naik, namun Buah durian hasil panen warga sangatlah lezat. manis dan legit siap memanjakan indra perasa Readers.

Ngomong-ngomong, Lokasi Kampoen durian ini terletak di Desa Datar Lebar, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu. Untuk menuju lokasi Kampoeng Durian sendiri , Readers yang berasal dari Kota Bengkulu harus menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer menuju Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah. Kemudian, sesaat setelah sampai ke Desa Bajak I, Readers  kemudian menuju Desa Datar Lebar dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 20-25 menit dengan akses jalan yang sebagian telah beraspal dan ada jalan yang masih tanah berlapis kerikil, namun cukup rata dan keras.

pemilik Kampoeng Durian ini adalah seorang Pria yang berasal Kota Bengkulu, namanya adalah bapak Mardian Farizal, beliau merupakan pemilik kebun seluas 14 hektar di Desa Datar Lebar ini. Awalnya ia sangat menyukai pemandangan kebunnya tersebut karena memiliki pemandangan yang cantik berupa hamparan gunung, aliran sungai dan bukit barisan ditambah juga dengan pepohonan durian yang ia miliki. Akhirnya, beliau berinisiatif untuk membangun wisata Kampoeng Durian pada pertengahan 2020 dan seluas 2 hektar lahan yang saat ini dimanfaatkan untuk membangun fasilitas-fasilitas wisata.

Jika ingin masuk dan bermain di Kampoeng Durian ini, Readers harus membayar harga tiket masuk yang tak terlalu menguras kantong, yakni hanya Rp 15.000 per orang pada hari biasa dan Rp 20.000 pada hari libur. Dengan harga segitu, Readers dan pengunjung sudah dapat menikmati segala fasilitas yang ditawarkan, termasuk berkemah atau glamping yang menjadi favorit banyak orang.

Masih belum puas hanya dengan berburu buah durian ? Kampoeng Durian juga punya wisata lain yang siap memanjakan pengunjung, yakni pengelola menyediakan kolam renang yang berada di tengah 1.400 pohon durian, loh Readers. Yang menarik adalah air kolam renangnya sendiri berasal langsung dari aliran sungai pegunungan di hutan Tabah Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Bisa Readers bayangkan sesejuk apa air yang berasal langsung dari pegunungan ?

Seperti yang writer jelaskan diawal bahwa Kampoeng Durian ini dilengkapi dengan pondok-pondok peristirahatan yang bisa Readers akses secara gratis, kecuali yang berada di pinggir pemandian, pengunjung dikenai biaya Rp10 ribu per jam untuk beristirahat. Pemberlakuan tarif bagi pondokan di pinggir pemandian ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung, sedangkan yang sedikit jauh dari pemandian bisa dimanfaatkan pengunjung secara gratis.

Total pondokan yang dimiliki oleh Kampoeng Durian adalah 22 pondokan yang dapat digunakan oleh pengunjung, dengan rincian 10 unit pondok yang berada dekat pemandian dan 12 pondok berada di seberang sungai tepat di tepi persawahan.

Jika Readers masih belum puas bermain disini, Readers bisa menginap di villa atau tenda yang telah dissediakan tentu saja dengan view yang sangat menggoda mata. Pagi Readers akan terasa berbeda karena bisa jadi Readers dibangunkan dengan kicauan burung dan suasana asri khas Kampoeng Durian yang jarang Readers temukan di kota besar. Bila mengintip langsung di instagram resmi Kampoeng Durian, apabila Readers memilih untuk menginap di villa, Readers akan mendapatkan beberapa fasilitas, termasuk tempat tidur+bantal untuk dua orang, AC, TV hingga sarapan untuk dua pax.

Lalu, jika Readers lebih memilih untuk menginap di glamping/tenda, fasilitas yang akan Readers dapatkan adalah berupa tempat tidur+bantal untuk empat orang, matras duduk hingga hammock. Untuk fasilitas villa, Readers akan dikenakan dengan tarif Rp 450 ribu per malam untuk weekday dan Rp 500 ribu  per malam untuk weekend. Sementara, harga untuk menginap di glamping/tenda adalah Rp 250 ribu dan Rp 300 ribu untuk weekend. Namun, sebelum menginap Readers diwajibkan untuk membooking kamar terlebih dahulu sebelum datang ya Readers. Untuk info reservasi, Readers bisa langsung menghubungi 082179793435.

Adapun fasilitas umum yang pastinya disediakan oleh pengelola yakni area parkir yang luas dan tentu saja dijaga dengan ketat oleh staff keamanan, mushola yang selalu suci, toilet umum yang bersih, wahana permainan dan spot foto yang kekinian banget. Terakhir, jangan lupakan kantin yang selalu menyediakan beberapa menu lezat untuk pengunjung. Kampoeng Durian buka dari pukul 07.30 sampai pukul 17.00.

Wow, Readers. Bukankah Kampoeng Durian ini sangat ideal untuk di kunjungi bersama keluarga ? menghabiskan waktu bersama dan menciptakan momen yang mungkin susah untuk terulang kembali, terlebih jika Readers adalah keluarga besar yang cukup sibuk, sempatkanlah untuk mengunjungi kebun penghasil durian ini, atau jika perlu Readers bisa menginap disini bersama keluarga. tunggu apalagi, nikmati waktu liburmu sekarang juga.