Mengintip Kecantikan Liar Yang di Miliki oleh Palak Siring Kemumu, Bengkulu Utara

Jika Readers yang berasal dari sekitaran Provinsi Bengkulu, seperti Curup, Lubuklinggau maupun Jambi dan ingin berlibur ke pantai, tujuan utamanya pasti adalah pantai Bengkulu yang terkenal cukup eksotik baik cuaca maupun keindahannya, jarak pun tak terlalu jauh. Namun, bukan pantai saja yang bisa menjadi wisata unggulan di Bengkulu, air terjun dan pegunungan juga bisa menjadi primadona untuk kebanyakan pelancong. Mari kita bergeser sedikit dari Kota Bengkulu ke Kabupaten Bengkulu Utara.

Nama objek wisata ini adalah Palak Siring. Objek wisata Palak Siring ini sendiri berada di Jln Jend A. Yani, Kemumu, Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Apabila Readers melakukan perjalanan dari kota Bengkulu, lebih kurang Readers akan memerlukan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Namun, jika Readers melakukan perjalanan dari Kota Arga Makmur, maka Readers hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 20 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk sampai kesini. Jalan menuju objek wisata ini lumayan sempit namun beraspal, ya Readers. Tapi sayangnya, kendaraan tidak bisa sampai ke lokasi Palak Siring jadi Readers harus menitipkan kendaraan dilokasi parkiran saja, ya.

Perjalan menuju Palak Siring di pedalaman dari humiditas Bengkulu utara ini cukup menyenangkan, sebab selama perjalanan Readers akan sedikit demi sedikit melewati area persawahan yang view-nya hampir sama dengan persawahan Terasering Tegallalang yang ada di Ubud, Bali. Kemudian, Readers akan mulai menanjak melewati desa-desa pegunungan yang sejuk dan lembab di sekitar Kemumu, Arma Jaya, kabupaten Bengkulu Utara. Sekedar informasi, ya Readers jika Kemumu ini sangat terkenal dengan daya tarik alamnya yang indah.

persawahan Terasering Tegallalang, Ubud, Bali




Pesawahan Kemumu, Arga Makmur, Bengkulu Utara


Objek wisata Palak Siring Kemumu adalah salah satu bukti sejarah peninggalan zaman koloni Belanda. Untuk mencapai objek wisata yang terdapat di kawasan tersebut, Readers wajib untuk menuruni anak tangga yang berjumlah 1000 buah. Ada rumor lama yang berkembang di warga lokal yakni, jika sepasang kekasih secara bersama-sama berjalan dan menghitung jumlah anak tangga, lalu hitungannya sama maka masyarakat setempat percaya bahwa keduanya akan berjodoh sampai ke jenjang pernikahan. Namun, jika hitungan mereka selisih, maka mereka tidak akan cocok sampai pelaminan. Percaya atau tidak, itu kembali ke kepercayaan masing-masing, ya Readers.

Dahulu, pada masa penjajahan Belanda, tangga tersebut berguna sebagai jalur transportasi menuju irigasi induk milik Belanda. Hingga kini, bangunan tangga tersebut masih dapat digunakan, loh Readers. Di waktu tertentu saat sedang menuruni tangga 1000, Readers akan disambut dengan beberapa bunga rafflesia arnoldi yang sering mekar. di Objek Palak Siring Kemumu ini, ada 2 objek wisata yang dapat Readers nikmati, yakni bendungan air dan air terjun. Dulunya, bendungan tua yang unik ini berguna sebagai saluran irigasi di wilayah ini. Bendungan tua ini merupakan tonggak utama dalam pengairan persawahan masyarakat yang sebagian besar mata pencaharian masyarakat Kampung Kemumu adalah petani. Bendungan Belanda ini terdiri dari dua Bendungan yang mana dari setiap Bendungan mempunyai panjang sekitar 50 meter dengan kedalaman air mencapai 1-3 meter. 


Memang cukup menguras tenaga namun menantang, tapi dijamin, deh lelah Readers akan terbayangkan oleh pesona kecantikan yang nampak begitu liar nan eksotis yang di miliki oleh Palak Siring ini.  segarnya air yang mengalir deras membuat siapapun tergoda untuk mandi atau hanya sekedar berfoto ria di bebatuan yang besar nan aestetic baik di pinggiran maupun di tengah bendungan. Meskipun terkesan liar, namun Palak Siring ini sangat ramah dengan wisatawan terbukti dengan hadirnya pepohonan yang rindang dengan suasana yang masih asri dan terjaga pasti membuat liburan Readers semakin terasa nikmat.

Jika Readers kembali menuruni tangga, disanalah Readers akan menemukan air terjun yang sangat indah ini. tingginya sekitar 30 meter dengan debit air yang turun cukup deras. Readers bisa menghabiskan waktu bersama teman maupun keluarga disini. Readers bisa bermain air bahkan berenang, loh. Rasakan aliran air yang segar nan dingin yang mengalir langsung dari gunung, loh. Disekitar air terjun juga disediakan pondokan untuk Readers istirahat. Tak jarang juga ada beberapa pengunjung yang memilih untuk menginap sambil membangun tenda di atas pondokan. Duh.. udah kebayang belum seasik apa jika Readers menghabiskan waktu libur disini. Jika ingin hal yang lebih menantang, Readers bisa melakukan hiking di sekitar sungai kecil yang bersih dan perbukitan hijau di sekitarnya.

Apabila musim libur telah tiba, objek wisata Palak Siring akan ramai dan padat akan pengunjung. Karena mengingat kepadatan pengunjung, Polres Bengkulu Utara menerjunkan personilnya untuk meningkatkan keamanan di area ini. Bukan hanya mencakup patroli rutin saja Readers, tetapi juga penyebaran himbauan keamanan khusus kepada pengunjung untuk menghindari zona berbahaya, terutama di kawasan air terjun saat hujan untuk mengantisipasi risiko air bah, ya.

Jika readers ingin kesini, ada beberapa tips yang harus Readers lakukan agar selama berwisata di Palak Siring ini, Readers akan selalu happy dan menikmati suasana. Nah beberapa tipsnya adalah :
Siapkan fisik yang sehat karena ada ratusan tangga yg harus kamu turuni
  • Readers wajib membawa bekal seperti makanan dan minuman, sebab jarang ada pedagang yang buka di sepanjang perjalanan saat menuruni tangga baik itu ke bendungan tua maupun ke air terjun.
  • Membawa pakaian ganti. Kalau ini sih, emang harus ya Readers karena Readers akan tetap tergoda untuk berenang disini. Pemandangannya benar-benar memikat dan membuat Readers betah berlama-lama disini.
  • Tetap berhati-hati saat bermain di lokasi agar tidak tergelincir ketika menginjak batu yang licin. Apalagi jika Readers membawa anak kecil, usahakan untuk selalu dalam pengawasan, ya Readers. Sebab, Readers tidak tau bagian mana yang memiliki kedalam yang masih bisa di toleransi oleh anak-anak.
Objek wisata mulai dibuka sejak pukul 9 pagi hingga 5 sore dengan tiket masuk Rp.5000 , namun jika cuaca tidak mendukung apalagi sampai kemungkinan terjadi banjir bah, objek wisata akan ditutup untuk sementara, ya.

Melihat antusias para pelancong dengan objek wisata Palak Siring ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara ikut mendukung dengan cara mempercantik spot-spot ojek wisata yang dimiliki daerah ini.
Selain itu, pada beberapa titik lokasi, yang pemerintah tempatkan tempat pembuangan sampah. Agar nantinya Readers atau  pengunjung membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud dalam menjaga keasrian dan kelestarian alam di sekitar objek wisata. WC, gazebo dan Mushola tak lupa juga di berikan untuk para pengujung agar lebih nyaman dalam bertamasya.

Jadi, jika Readers memiliki rencana untuk menjelajahi Bengkulu, tidak ada salahnya jika Readers mengunjungi objek wisata Palak Siring ini, Readers. Selain murah Readers bisa belajar sejarah maupun melihat bunga raflesia bermekaran, loh Readers. Ayo rekomendasikan objek wisata mengagumkan ini dan emasi barang-barang dan segera kunjungi Palak Siring segera, Readers.