Mengukir Kenangan di Sudut Pantai Pasar Bawah Manna, Bengkulu

Jika Bengkulu terkenal dengan ikon pantai Panjangnya, maka Kabupaten Bengkulu Selatan juga punya ikon yang terkenal, loh. Yakni Pantai Pasar Bawah atau biasa dikenal penduduk lokal dengan nama Pantai Duayu Sekundang. Lokasi pantai ini berada di Kabupaten Kota Manna, Bengkulu Selatan. Ada yang pernah bermain di Kabupaten Kota Manna ? Sebelum bermain di pantai Pantai Pasar Bawah, Readers harus berkenalan dulu dengan kawasan ini, ya Readers

Kota Manna adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu, Indonesia. Kota ini juga menjadi ibu kota dari kabupaten tersebut. Kota Manna juga salah satu daerah penyumbang pantai cantik di provinsi Bengkulu. Nah, kawasan ini memiliki penduduk asli, mereka adalah suku serawai dan pesisir. Ngomong-ngomong, disini, banyak sekali sejarah yang tersimpan rapat di kota kecil namun indah ini, salah satunya adalah adanya sebuah daerah keramat yang dikenal masyarakat lokal dengan nama Dusun Tinggi atau ada juga yang mengenalnya dengan Sebakas. Konon, dahulu tempat ini dipercaya masyarakat lokal sebagai sebuah kota hilang. Dimana pada zaman kerajaan dulu, tempat ini sempat menjadi pusat persembunyian dari kejamnya para penjajah. Ada juga yang mengatakan bahwa Kota Manna dahulunya pernah disinggahi oleh Patih Gajah Mada Di sebuah dusun Padang Niur (Padang Kedongdong) terdapat sebuah keris dan sebuah pedang sakti yang disimpan dirumah penduduk yang bernama pak Juliam dan Ibu Ili, keris ini juga dipercaya masyarakat setempat sebagai pusaka yang dahulunya pernah dipakai Patih Gajah Mada.



Untuk mencapai Pantai yang menyimpan banyak keindahan ini, Readers harus berkendara sekitar 1 Km  dari pusat Kota Manna atau jika Readers berangkat dari Kota Bengkulu, Readers akan menempuh perjalanan yang sedikit memelahkan, sebab Readers akan menempuh jarak sepanjang 142km, yang memakan waktu sekitar 3 sampai 4 jam, loh Readers. Namun, meskipun melelahkan, Readers akan kembali segar saat berhasil menginjakkan kaki di Pantai Pasar Bawah ini. Readers juga bisa menggunakan kendaraan pribadi berupa motor maupun mobil, karena jalanan sudah di aspal, ya Readers.

Salah satu mata pencarian warga lokal pun adalah nelayan, jadi jangan heran jika makanan laut disini sangat fresh, ya. Pada umumnya, sebuah pantai selalu dihiasi oleh pasir pantai yang halus seluas mata memandang. Namun, berbeda dengan Pantai Pasar Bawah, loh Readers. Sebab, Pantai yang indah ini di penuhi oleh bebatuan di bibir pantainya. Nah, pantai ini ternyata sangat memiliki potensi keindahan alam yag sangat luar biasa. Selain pantai yang luas dan relatif landai, Readers juga akan disuguhkan dengan udara yang sejuk karena pinggiran pantai turut dihiasi dengan pohon-pohon cemara yang biasa hidup di pegunungan. Belum lagi ribuan pohon bakau yang memeluk kawasan pantai ini. Pantai ini mejadi pantai unggulan di Kota Manna. Banyak pelancong yang mampir kesini saat melintasi Kota Mana, baik dari rute Bengkulu-Lampung maupun sebaliknya. Banyak hal yang bisa Readers lakukan disini, loh. Bukan sekedar meikmati senja saat bulan mulai merajak naik menggantikan matahari, Readers juga di perbolehkan untuk memancing, loh.

Meskipun tidak memiliki pasir pantai yang cantik untuk dimainkan, namun Readers bisa jangan kecewa, ya. Sebab, Readers bisa menghabiskan waktu dengan duduk dikursi yang nyaman serta payung lebar agar Readers dan pelancong lain tidak kepanasan, duduk di depan pantai yang lautnya itu langsung tembus ke samudera hindia, nih. Jangan lupa untuk meyicip kesegaran kelapa muda yang di jajakan oleh para pedagang. Sudah ada bayangan belum seasik apa jika menghabiskan waktu disini.


Meskipun memiliki paorama yag sangat memikat, namun nyatanya pantai Pasar Bawah masih belum cukup untuk menarik miat para PEMDA Kota Manna. Hal ini bisa di buktikan dengan penataan di Pantai Pasar Bawah kurang bagus dan belum sesuai dengan kriteria 'objek wisata'. Ditambah dengan bayaknya gubuk-gubuk warung makan yang dibagun secara sembarang, dan warung payung yang berdiri di tepi pantai yang mengurangi nilai estetika pantai ini. Sangat di sayangkan, ya Readers.

Pada hari biasa, Readers akan bisa leluasa keluar masuk ke patai ini tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun ALIAS gratis, ya. Hanya uag parkir yang harus Readers bayar. Namun, Ketika waktu libur nasional atau akhir pekan telah di depan mata, untuk masuk ke sii readrs akan dikenakan uang tiket sebesar Rp 10.000,- per orang. Hal ini tidak akan sebanding dengan decakan kagum yang akan Readers dapatkan sesaat setelah menginjakkan kaki di Pantai Pasar Bawah. Apabila Readers ingin menginap, warga lokal telah menyediakan akses mudah ke penginapan di sekitarnya. Tentu saja, penginapan ini adalah peginapan pribadi yang di kelola langsung oleh penduduk lokal, ya Readers. Apabila Readers menginap disini, siap-siap untuk menyambut pagi dengan deburan ribut sang ombak, belum lagi hamparan laut yang bersinggugan langsung dengan Samudra Hidia membuat pantai ini semakin mempesona.

Namun, ada yang perlu Readers ingat bahwa liburan di pantai itu meskipun menyenangkan tapi juga memiliki sejumlah risiko yang harus Readers dan keluarga hindari, ya. Jadi, ada beberapa tips yang harus Readers perhatikan agar liburan reders dan keluarga selalu aman dan menyenangkan. Berikut ini enam tips liburan aman di pantai, seperti :
  • Sinar Matahari Langsung : Sinar matahari itu memiliki jam-jam yang rawan membakar tubuh, ya Readers. Nah, waktu yang paling berbahaya untuk para pelancong yang menikmati pantai adalah pada pukul 10.00 - 14.00 WIB. Jadi, jangan berjemur di pantai pada jam-jam tersebut. Itulah sebabnya, mengapa para pedagang menyiapkan tempat duduk dan payung besar untuk berteduh para pelancong.
  • Topi dan Sunblock : Apabila bermain ke Pantai Pasar Bawah Kota Manna, usahakan untuk menggunakan pakaian yang berbahan katun agar Readers nyaman dan topi. Jangan lupa juga oleskan krim tabir surya ke setiap bagian tubuh yang terbuka setiap 2 jam sekali dan setelah keluar dari air. Cara ini akan meminimalkan kerusakan kulit akibat terbakar sinar matahari. 
  • Periksa Kondisi Air :Sebelum berenang, ada baiknya jika Readers menanyakan kepada penjaga pantai atau pedagang perihal kondisi pantai, berupa gelombang yang sedang pasang atau surut, berombak atau tenang.
  • Awasi Anak : Tidak peduli seberapa aman situasi di pantai, jangan biarkan anak-anak lepas dari pengawasan, ya. Jaga selalu anak agar jangan sampai masuk ke dalam air terlalu dalam.
  • Menbawa makanan : Piknik bisa menjadi pilihan disaat ombak sedang tidak bersahabat utnuk berenang. Readers bisa membawa nasi atau makanan lain untuk di bawa piknik ke pantai.
  • Buang Sampah Pada Tempatnya : Hal ini sangat wajib Readers lakukan, ya. Apabila Readers membawa makanan atau minuman kemasan, usahakan untuk membawa kantong pelastik untuk sampah yang akan Readers hasilkan, ya. Bijaklah dalam berbuat, Readers.
Sebenarnya, masih banyak lagi tips yang bisa Writer tulis, namun kita ambil poin yang penting saja, ya. Jangan lupa untuk mampir dan menghabiskan waktu di Pantai Pasar Bawah Kota Manna Bengkulu Selatan, happy weekend and see yaa...