Rasakan Sensasi Pantai Lentera Merah Bengkulu yang Liar Namun Indah

Apakah Readers bosan jika bermain ke Provisi Bengkulu hanya bisa mengunjungi pantai yang hanya diperuntukkan berenang ? Terkhususnya, jika Readers sedang berada di sekitaran Kota Bengkulu, ya. Jika jawaban Readers adalah-iya, maka Readers sangat wajib untuk mengunjungi Pantai Lentera Merah yang berada di pesisir pulau baai. Sebab disini Readers malah hanya akan menemukan banyaknya pemancing yang sedang duduk santai menikmamti semilir angin sambil menunggu stik pancingnya bergoyang ria, yang bertanda bahwa umpannya telah dimakan oleh ikan. Sejauh mata Readers memandangpun, Readers hanya akan melihat deburan ombak yang menabrak pantai, ya. Tidak ada yang di perbolehkan untuk bermain air bahkan berenang disini, apalagi di bulan tertentu saat ombak sedang ganas, maka pantai ini akan ditutup untuk sementara demi menghindari hal-hal buruk yang akan terjadi.



Nama Pantai Lentera Merah sendiri sebenarnya belum cukup populer, nih. Baik itu di masyarakat lokal maupun pelancong luar daerah. Pantai yang terletak di pulau Baai ini ternyata sangat menawan, loh Readers. Pasalnya sang pantai berhasil menawarkan panorama yang bisa membuat pengunjung 'menggila' , yakni berupa langit yang sangat cerah dan kebiruan dengan tiang mercusuar penerang berwarna merah mencolok di gerbang jalan keluar - masuk Pelabuhan Baai. Lalu, kenapa disebut sebagai Pantai Lentera Merah ? Jadi begini loh Readers, Usut punya usut ternyata awal mula nama pantai ini adalah karena hadirnya sebuah tiang yang terpancang di atas onggokan batu pemecah ombak yang bertujuan untuk menjadi penahan ombak dari abrasi. Nah, tiang yang dikenal sebagai mercusuar yang berwarna merah inilah yang menjadi ikon dari pantai ini. Mercusuar memberikan daya tarik tersendiri bagi para pelancong dan tak jarang juga sering digunakan sebagai latar belakang dalam foto-foto yang diambil oleh pengunjung. Bukan hanya mercusuar saja, ada juga pasir pantai yang sangat indah, pasir pantai ini berwarna putih loh Readers dan tentunya dihiasi oleh hamparan bebatuan yang tersusun dengan rapi. Disamping keindahannya yang sangat luar biasa itu, Pantai Lentera Merah juga sering menjadi salah satu lokasi spot mancing bagi para penggiat hobi memancing. Bukan tanpa alasan, nih Readers, ikan dilokasi pantai ini terpantau cukup banyak dan berlimpah, ya. Readers bisa dengan leluasa memilih lokasi tempat melemparkan kail dimanapun, adapun ikan yang kerap kali memakan umpan pemancing ialah ikan Kerapu, belanak dan ikan jenis tete atau yang sering Readers sebut dengan ikan baracuda. Namun, Readers selain mercusuar berwarna merah, di pintu alur masuk Pelabuhan Pulau Baai juga terdapat satu mercusuar lainnya, yakni Lentera Hijau, menara yang dicat berwarna merah dan dilengkapi lampu suar berwarna hijau.


Lokasi Pantai Lentera Merah ini berada di Pulau Baai, Kp. Melayu, Kota Bengkulu, Bengkulu. Jika Readers ingin pergi kesini, Readers bisa menggunakan kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil, namun jika Readers adalah seorang pelancong yang tidak membawa kendaraan, jangan khawatir dulu, ya. Karena Readers bisa menggunakan jasa taksi atau ojek online untuk bisa mencapai pantai indah ini. Nah, untuk lebih jelasnya Readers bisa mengikuti rute terdekat yang akan Writer berikan jika Readers berangkat dari Kota Bengkulu, adapun rute-ya sebagai berikut : 

  • Perjalanan akan bermula dari Kota Bengkulu. Nah, dari Kota bengkulu Readers dapat mengambil arah ke barat di Jl. Jendral Sudirman menuju Jl. Sudirman II.
  • Lalu, Readers ambil Jl. Letkol Sentosa dan Jl. Samudera menuju Jl. Pariwisata di Anggut Bawah.
  • Tetaplah berada di Jl. Pariwisata, ya Readers.
  • Selanjutnya, silahkan Readers ambil Jl. Citandui menuju Jl. Ir. Rustandi Sugianto di Sumber Jaya.
  • Kemudian, reader akan tetap berada di Jl. Ir. Rustandi Sugianto hingga menuju tujuan Readers di Teluk Sepang. Dan akhirnya, Readers pun sampai di Pantai Lentera Merah. Perjalanan akan sedikit melelahkan, loh. Sebab Readers akan membutuhkan waktu sekitar 52 menit dengan jarak 25,5 kilometer

Memang tidak mudah untuk mencapai lokasi ini, sebab ada beberapa kendala teknis yang akan Readers temui berupa jalan yang cukup terjal, berbatu dan tentu saja berpasir. Namun, apabila Readers sangat ingin menginjakkan kaki di Pantai Lentera Merah, lebih baik Readers melewati hutan, walaupun susah setidaknya ini lebih mudah ketimbang melewati jalan utama yang sangat off-road. Dan apabila Readers melewati hutan, disarankan juga untuk menggunakan pendamping warga setempat agar tidak tersesat. Jika tidak ingin melewati hutan, Readers bisa menggunakan opsi lain yang lebih aman yaitu menyewa perahu nelayan yang berada disana. Untuk harga pendampingan rute jalan ini, Readers sendiri bisa nego-nego cantik dengan nelayannya, ya. Tak semudah yang dipikirkan untuk menjangkau lentera merah. Tapi setelah berada di ujung lentera ini, maka dapat di pastikan bahwa lelah Readers akan terbayarkan dengan lunas oleh panorama disana. Pantai Lentera Merah memang kurang se-populer pantai panjang atau pantai lainnya sebab pantai ini berada cukup jauh dari hiruk-pikuk kota. Namun demikian, ternyata pantai berpasir putih nan halus ini ternyata adalah pantai favorit bagi kaula muda. Mereka menganggap bahwa spot foto di pantai dengan hiasan mercusuar dipadu dengan lautan lepas adalah hal visual terbaik pernah mereka foto. 


Namun sebenarnya yang menjadi topik utama dari semua keindahan yang di suguhkan oleh pantai adalah pemandangan kala jingga menyingsing langit di Pantai Lentera Merah. Disini, Readers akan benar-benar di buat terpukau oleh kecantikan langit yang memerah sebab matahari yang kembali keasalnya. Banyak pelancong yang rela datang dari jauh hanya untuk menyaksikan betapa menariknya sunset di sini. Sebenarnya, Pantai lentera ini sendiri bukanlah termasuk dalam objek wisata, ya Readers. Namun, karena banyaknya pelancong yang ingin merasakan suasana laut lepas, maka itulah sebabnya mereka mendatangi pantai ini. Nah, melihat antusiasme para pelancong yang datang kesini, penduduk lokal meminta biaya untuk memasuki pantai, padahal sebenarnya pantai ini gratis untuk umum, loh Readers. Pantai ini terbuka 24 jam untuk umum, jadi tidak ada batasan untuk Readers yang ingin mendatangi pantai berpasir putih ini.


Pantai ini sudah disediakan kantin penduduk lokal, loh Readers. Jadi Readers jangan takut kelaparan, ya. Piknik juga bisa menjadi solusi jika Readers tidak ingin makan disini, membawa bekal dan beberapa camilan dari rumahpun terdengar cukup mengasikkan, bukan. Tapi, selalu ingat untuk tidak membuang sampah sembarangan, ya Readers. Apalagi sampai membuang sampah ke laut yang notabene-nya adalah rumah bagi banyaknya ikan dan mahluk laut lainnya. Melihat kapal nelayan yang berlalu lanang membawa hasil tangkapan ikan sangatlah menarik untuk Readers lewatkan. Ah.... Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunblock yang tahan air, ya Readers. Sebab, matahari di Pantai Lentera Merah sangatlah menyengat hingga bisa membakar kulit secara langsung, loh.


Jadi, tunggu apa lagi ayo datang ke Pantai Lentera Merah dan nikmati semua panorama menarik yang telah di sajikan disini, jangan lupa untuk membawa teman bahkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. See you next time, happy weekend and see yaaa...