Salah Satu Hidden Gem Terbaik Di Kepahiyang : Air Terjun Sengkuang Bengkulu

Kephiang dan 1001 pesona yang Ia miliki. Ya.. tidak berlebihan jika Readers mengatakan hal demikian. Sebab, banyak tempat wisata yang berasal dari wilayah bersuhu rendah ini. Mulai dari hamparan kebun teh yang luas, berbagai macam objek wisata hingga air terjun tersedia disini. Kali ini kita akan membahas salah satu wisata populer yang ada di Kepahiang, yakni air terjun Sengkuang. Namun, sebelum Readers mengintip lebih jauh keindahan air terjun ini, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan kawasan Kepahiyang yang terkenal dengan dinginnya suhu disini.

Kepahiang merupakan salah satu kabupaten yang berasal dari Provinsi Bengkulu, Indonesia. Nah, Kabupaten ini diresmikan lahir pada 7 Januari 2004. Dahulu, sebelum menjadi Kabupaten, Kepahiyang ini wilayah Kabupaten Rejang Lebong, loh Readers. Untuk Ibu Kota sendiri, Kabupaten Kepahiang bernama Kecamatan Kepahiang. Dimana secara administratif, daerah ini terbagi menjadi delapan kecamatan dan 91 desa, ya.

Ngomong-ngomong, apakah Readers ada yang sadar dengan nama yang tidak asing ini ? Atau apakah Readers pernah mendengar istilah 'mabuk kepahiyang' ? Apakah berhubungan dengan nama daerah ini ?Wahh... banyak pertanyaan, ya Readers. Namun, akan Readers jawab satu persatu. Asal muasal kabupaten cantik ini di beri nama Kepahiang sebab dahulu daerah ini terdapat banyak keluak atau dalam bahasa Rejang disebut kepayang. Jadi dimanapun Readers akan dengan mudah menemui kluak, ya.Yang kedua, ya bisa dikatakan mereka berkaitan sebab Istilah mabuk kepayang juga didasari atas efek yang terjadi saat mengonsumsi buah keluak. Buah keluak sendiri apabila yang tidak diolah secara tepat dan benar maka mengakibatkan Readers mabuk berat, loh. Kepayang berubah menjadi Kepahiang setelah penamaannya disahkan secara legalitas hukum yang ada di Indonesia.



Lokasi Air terjun memikat ini berada di Gang Sengkuang, Kaba Wetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.Jika Readers ingin berlibur kesini dan Readers berasal atau berangkat dari Kota Bengkulu, Readers harus menempuh jarak perjalanan sekitar 48 kilometer untuk mencapai Air terjun Sengkuang. Atau sekitar 1 jam 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, baik menggunakan roda empat maupun roda dua, ya Readers. Setibanya di Kepahiang, Readers langsung membelah perkebunan teh di Kecamatan Kabawetan, sejauh 5 kilometer perjalanan untuk menuju Desa Mekar Sari. Jangan takut bosan selama perjalana, ya. Karena, pemandangan hijaunya perkebunan teh yang sudah ada sejak pendudukan Inggris di Bengkulu itu bisa dipastikan mampu memanjakan mata dan mengobati rasa lelah sepanjang perjalanan, loh. Tiba ujung Desa Mekar Sari, silahkan Readers melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Medan perjalanan cukup menantang, yakni berupa turunan sejauh satu kilometer di sela kebun selada penduduk lokal, pastikan selalu berhati-hati, ya. Selain licin, jalanan menurun ini juga berada di sisi tebing yang lumayan curam, sangat rawan apabila Readers mengenakan alas kaki yang tidak pas. Saat memasuki kawasan ini, Readers akan dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000,- saja. Wah.. tidak sebanding dengan keindahan yang disuguhkan oleh air terjun ini, kan Readers!


Asal muasal nama air terjun ini adalah karena dahulu di kawasan ini, penduduk lokal melihat banyak pohon Sengkuang yang tumbuh berjejer satu dengan yang lain. Yang mana ukurannya tak jarang bisa lebih tinggi dari air terjun Sengkuang yang memiliki tinggi 30 meter dan lebar 15 meter. Namun sayangnya saat ini, sangat sulit utuk menemukan pohon yang kayunya adalah bahan utama dari korek api kayu tersebut. Ada yang mencuri perhatian disini, yakni ukuran kolam alaminya yang berada dibawah air terjun terpampang luas dan mampu menampung banyak pengunjung, nih Readers.


Didekat kolam, ada beberapa pondok yang bisa Readers gunakan untuk bersantai dan itu gratis, loh Readers. DUduk bersantai sambil menikmati indahnya hamparan batu cadas yang menjadi jalan utama aliran air agar terjun bebas di sela dua tebing melengkung. Dinding tebing pun dihiasi oleh rerumputan hijau yang benar-benar meenyejukkan mata. Pikiran akan kembali segar apabila Readers bersedia untuk berenang di kolam yang segar dan cenderung dingin itu. Apabila lapar, Readers bisa makan camilan atau makanan berat yang bisa Readers beli di kantin yang ada di dekat air terjun. Di akhir pekan atau hari libur nasional, para orang tua biasanya akan menjadikan air terjun ini sebagai alternarif untuk menghabiskan waktu bersama tanpa mengeluarkan uang yang banyak. Bermain air bersama anak-anak mandi di aliran air terjun, merupakan sebuah kesenangan tersendiri. Yang akan menjadi kenangan dan dikenang seumur hidup. Ada yang unik, nih. Yakni walaupun posisinya termasuk dekat dari jalan raya dan perumahan penduduk, air terjun ini masih termasuk ‘tersembunyi’. Kalau anak Gen Z bilang sih, Hidden gem , readers.

Seperti yang Readers tau bahwa bermain di air terjun itu sangat berbeda dengan bermain di pantai. Jadi persiapan untuk bermain di air terjun pun berbeda, meskipun sama-masa berenang tapi biasanya untuk menuju air terjun itu harus menempuh jalan yang cukup berat, kan Readers. Seperti jalan yang curam, licin atau yang lainnya. Jadi, agar reader aman dan nyaman saat menikmati air terjun, Writer punya beberapa tips yang wajib banget dipahami dan dilakukan, ya.

  • Pastikan Tubuh dalam Kondisi Prima : Kalau yang ini sih wajib, ya Readers. karena Readers tidak akan tau medan seperti apa yang akan Readers lalui nanti. Jadi sebelum berpetualang ala Bolang, pastikan kodisi tubuh Readers dalam keadaan prima.
  • Gunakan Alas Kaki Yang Nyaman : Akan lebih baik jika Readers menggunakan sepatu atau sendal gunung, ya. Hal ini sangat penting mengingat Readers akan melewati medan yang lumayan berat loh. Ditambah lagi ketika sampai di lokasi air terjun pasti memiliki batu yang licin apalagi yang berlumut. Jika tidak ingin menggunakan sepatu atau sendal gunung, setidaknya Readers bisa menggunakan sendal yang memiliki grip yang kuat, ya Readers. Jangan bandel !
  • Bawa Air Minum dan Makanan dan  Cemilan Yang Cukup : Readers bisa membawa makanan dan minuman dari rumah, atau bisa jadi silahkan piknik di air terjun yang mempesona ini. Jika Readers ingin langsung minum dari aliran air terjunpun tidak masalah. Namun, bagi sebagian orang hal tersebut sangat menjijikan jadi ya bawa lah air minum minimal untuk kebutuhan diri sendiri.
  • Bawa Pakaian Ganti : Jika memang berniat untuk berenang disini, pastikan untuk membawa pakaian ganti, ya Readers.
  • Bawa Kamera : Kalau yang atu ini jangan sampai terlewat, ya Readers. Bisa dibilang kalau alat untuk mengabadikan momen yang satu ini gak akan pernah absen nih dari para pelancong. Banyak spot yang sangat keren disini, jadi pastikan Readers selalu mengabadikan momen saat berada disini, ya.
  • Jaga Kebersihan Air terjun : Dari semua hal yang harus Readers lakukan, menjaga kebersihan adalah poin utama yang harus Readers maupun pelancong lain lakukan. Apabila Readers membawa makanan ataupun minuman kemasan, pastikan selalu membuang sampah pada tempatnya, ya. Karena sampah-sampah yang dibuang sembarangan akan membuat kelestarian air terjun berkurang dan merusak lingkungan. 
Jadi, apabila Reader sedang melewati Kabupaten Kepahiyang, jangan lupa untuk mampir ke Air terjun Sengkuang yang indah ini, ya Readers. Bersantailah sejenak dari semua beban hiruk-pikuk kota yang melelahkan. Happy weekend and see you..