Si Wanita Genit dan Bukit Kandis Bengkulu

Bukit Kandis adalah salah satu spot wisata yang masih menjadi primadona bagi pendaki yang memburu sunset/sunrise. Bukit in berdiri tunggal, yang berarti tidak ada bukit lain disekitar bukit mempesona ini. Meskipun namanya bukit, namun Readers tidak membutuhkan effort yang berlebihan untuk mengunjungi Bukit Kandis, sebab bukit ini ternyata memiliki lokasi yang cukup dekat dengan sebuah desa.


Nah, apabila readers ingin memijakkan kaki di Bukit Kandis, Readers akan menempuh perjalanan kurang lebih 28 kilometer dari pusat Kota Bengkulu, sekitar satu jam perjalanan. Lalu, Readers akan melanjutkan perjalanan sepanjang 650 meter dari persimpangan Jalan Desa Durian Demang menuju Bukit Kandis. Saat kesini, Readers bisa menggunakan kendaraan pribadi berupa roda empat maupun roda dua. Apabila Readers ingin menggunakan kendaraan roda empat, pastikan kendaraan roda empat yang Readers tunggangi itu adalah kendaraan yang cukup bandel untuk di bawa ke medan yang terjal dan bebatuan. hati-hati, ya Readers. Apalagi jika Readers menggunakan motor trail, maka Readers bisa mencapai puncak dengan mudah. Namun, jika Readers hanya menggunakan motor biasa, Readers tetap harus menitipkan motor di tempat parkir dan berjalan kaki menuju bukit.



Sesaat sampai, Readers akan melihat Bukit Kandis yang begitu menarik perhatian, dimana saat ingin menggapai puncak Bukit Kandis, Readers diharuskan untuk mendaki medan cukup terjal. Tapi, jangan khawatir, semua rasa lelah Readers akan terbayar ketika sampai di puncak bukit. Ketinggian bukit ini telah menyentuh titik lebih dari 100 meter, loh Readers. Jadi, dibutuhkan lebih kurang saju jam perjalanan untuk mendaki bukit terjal namun mempesona ini.  Apalagi jika Readers adalah seorang pemburu sunset maupun sunrise, ya. Sunset dan sunrise di Bukit Kandis digadang-gadang tempat terbaik untuk menyaksikan dua kejadian mempesona itu. Tubuh Readers akan di basahi oleh terangnya cahaya merah nan menjingga, seolah Readers benar-benar berada didunia lain.


Bukan tanpa sebab bukit ini diberikan nama Bukit Kandis, ya Readers. Sebab dahulu, sebelum dikenal oleh orang banyak, Bukit Kandis sangat terkenal dengan tumbuhan pohon asam kandisnya, Namun seiring berjalannya waktu, bukit ini di temukan lalu dijadikan Penambangan Tanpa Izin Batu Andesit oleh segelintir pihak. Lama kelamaan, karena terlalu sering di-eksploitasi, pohon kandis-pun akhirnya berkurang hingga habis sampai saat ini. Meskipun bekas tambang, namun pesona Bukit Kandis tak jua luntur, terbukti dengan masih banyaknya pelancong yang mendatangi bukit ini.


Kawasan wisata bahkan tak jarang sering dijadikan sebagai salah satu objek olahraga panjat tebing oleh para pelancong handal. Apakah Readers tahu olahraga panjat tebing ? Ya, seperti yang Readers tahu bahwa olahraga panjat tebing ini merupakan salah satu dari sekian banyak olahraga yang objeknya adalah alam bebas, terutama gunung atau tebing yang curam. Panjat tebing sebenarnya kata lain dari mendaki gunung, namun tidak dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik, ya. Kemudian ada juga yang mendaki Bukit Kandis sekedar ingin menikmati sensasi berkemah diatas bukit yang tinggi sambil menunggu sunrise yang akan habis di esok pagi. dan wisata fotografi. Banyak spot yang menabjubkan di segala sisi bukit ini, Readers bisa foto ala-ala selebgram, Hamparan pemandangan yang didominasi warna hijau dan cakrawala pandang yang bebas. Lokasinya sangat indah dan srategis membuat Bukit Kandis menjadi surga untuk para fotographer.  Adapun waktu terbaik untuk berburu spot yang sempurna adalah adalah saat hari cerah atau musim kemarau, ya Readers.


Siapa yang bisa menolak keindahan Bukit Kandis ? Bahkan, berkat keindahannya itulah Bukit Kandis berhasil dinobatkan sebagai Objek Wisata Terpopuler. Ia sanggup menduduki posisi ke-3 sebagai kategori Wisata Olahraga dan Petualangan Indonesia dalam ajang penghargaan tahunan Anugerah Pesona Indonesia (API). Ajang bergengsi bertaraf Nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI, loh Readers.


Ada beberapa fasilitas umum yang disediakan oleh warga setempat guna kenyamanan para pelancong, diantaranya mushola, kamar mandi, area parkir yang luas dan tentu saja kotak sampah yang tersebar di beberapa titik sepanjang bukit kandis. Meskipun memiliki keindahan yang sangat potensial, namun kabar kurang menyenangkan berhembus di wilayah ini, yakni wisata unggulan yang banyak menarik perhatian para pelancong ini nyatanya dalam kondisi terbengkalai dan banyak fasilitas pendukung yang sudah rusak. Sebab, Ketidakjelasan tentang siapa yang lebih memiliki 'hak' atas status kepemilikan dari lahan wisata Bukit Kandis, apakah milik pribadi atau milik Pemkab Bengkulu Tengah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Tengah pun mengakui Bahwa Bukit Kandis yang memiliki panorama yang indah itu tidak jelas siapa pemiliknya. Ia juga mengatakan bahwa mengenai sejumlah fasilitas yang sudah dibangun oleh Kementerian LH itu sebenarnya sudah diserahkan mutlak kepada DLH Bengkulu Tengah. Namun, jika ditanya siapa pemilik sah wilayah itu, Ia memilih untuk tidak menjawab, sebab masih menjadi pertanyaan tentang apakah bukit bekas pertambangan batu itu milik Pemkab Bengkulu Tengah atau milik masyarakat.


Terlepas dari semua keapikan yang sangat memikat ini, ternyata Bukit Kandis ini memiliki cerita rakyat yang berkembang pesat di kawasan penduduk lokal. Rumornya bahwa, di lokasi bukit yang cantik ini ternyata memiliki penunggu gaib, yang mana makhluk gaib ini paling suka berbuat usil kepada para pengunjung laki-laki yang tentunya memiliki tingkahnya berlebihan. Wanita gaib tersebut memang umumnya lebih sering mengganggu laki-laki. Wanita gaib ini tidak akan segan untuk mengganggu orang yang bersikap berlebihan selama di wilayahnya, seperti Ia akan mememui orang itu melalui mimpi ataupun memperlihatkan penampakannya langsung di lokasi. Ia akan selalu mengikuti jejak pelancong tersebut. Kabarnya, wanita cantik tersebut memang sebagai penunggu Bukit Kandis itu  konon mendiami lembah tingkat dua, tepatnya di samping kolam jernih yang tidak pernah kering walau sedang musim kemarau sekalipun.


Ada beberapa tips yang akan writer berikan guna memudahkan Readers selama berada di Bukit Kandis, yaitu :

  • Siapkan bekal : Hal ini memang sangat wajib untuk Readers lakukan, mengingat bahwa Readers akan memanjat bukit yang cukup tinggi dan jauh dari keramaian penduduk lokal. Tidak ada salahnya jika Readers membawa persiapan bekal yang cukup, seperti snack, roti, air minum yang banyak dan lainnya. Bila perlu, siapkan makanan ekstra untuk keadaan gawat darurat, ya Readers
  • Hati-hati : Readers benar-benar harus menjaga keseimbangan dan hati-hati setiap melangkah, sebab tebing Bukit Kandis sangatlah sangat curam dan berbatu cadas.
  • Membawa P3K : Membawa berbagai macam obat untuk keadaan darurat. Meskipun hanya satu jam perjalanan menuju puncak, namun Readers memang harus mempersiapkan segala hal demi keamanan dan kenyamanan bersama.
  • Jangan membuang sampah sembarang, jangan sombong dan takabur, jangan berbuat hal yang melanggar norma maupun hal-hal yang di larang oleh warga lokal, ya Readers.

 Sangat penting untuk mempersiapkan diri agar Readers berangkat dan pulang selamat sampai ruma. Jadi apakah Bukit Kandis akan masuk kedalam wisata alam yang akan Readers datangi untuk liburan kali ini ? Jika iya, maka selamat bersenang-senang, ya Readers. Happy weekend and see yaa....